almusri.org |

Agribisnis

Sistem pertanian yang berkelanjutan menjadi tuntutan globalisasi yang mensyaratkan produk-produk pertanian harus ramah lingkungan dan bebas residu bahan kimia. Pada hakekatnya sistem pertanian yang berkelanjutan adalah sistem pertanian yang tidak merusak, serasi, selaras dan seimbang dengan lingkungan atau pertanian yang sesuai dengan kaidah-kaidah lingkungan (Salikin 2003).

Gerakan kembali ke alam yang dilandasi kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan dan kelestarian lingkungan hidup telah menjadi tren masyarakat dunia yang telah dikembangkan secara internasional melalui regulasi atau peraturan perundangan global yang mensyaratkan bahwa produk pertanian harus mempunyai atribut: aman dikonsumsi, ramah linkungan dan mengandung nutrisi tinggi. Hal inilah yang menjadi pendorong utama berkembangnya pertanian organik.

Pada tingkat nasional terdapat Standar Nasional Indonesia (SNI), sementara di tingkat internasional terdapat International Federation of Organic Agriculture Movements (IFOAM) atau lebih dikenal dengan IFOAM Basic Standard (IBS) atau Codex Alimentarius Commission (CAC). Standar ini berisi prinsipprinsip mendasar pertanian organik dan hal-hal umum yang sebaiknya dilakukan dan dihindari dalam bertani organik (Andoko, 2002 ; Susanto, 2004). Pemerintah telah menerbitkan SNI 01- 6729-2002 tentang Sistem Pangan Organik yang dapat menjadi acuan bagi para pelaku terkait pengembangan pertanian organik (Surono, 2004).

Beras yang dihasilkan dari tanaman padi merupakan makanan pokok penduduk Indonesia yang diusahakan oleh petani, tetapi petani sering dirugikan akibat rendahnya harga gabah dan tingginya biaya produksi. Hal tersebut menjadi alasan penelitian ini difokuskan pada tanaman padi, terutama padi organik dengan metode SRI (System of Rice Intensification) yang sekarang dapat menjadi pilihan alternatif bagi petani untuk mengusahakan lahannya.

System of Rice Intensification (SRI) atau Sistem Rancang Bangun Intensif adalah suatu metode untuk meningkatkan produktivitas padi dengan mengubah pengaturan tanaman, tanah, air dan nutrisinya. Metode tersebut memberikan kontribusi terhadap kesehatan tanah, tanaman dan memelihara mikroba tanah yang beraneka ragam melalui masukan bahan organik, tanpa pupuk kimia dan tanpa pestisida serta dapat menghemat penggunaan air hingga 50% (Saina, 2004).

Popularity: unranked [?]

Green Free Wordpress Theme. Design: partnerstvo.ru for Texas Holdem Poker Online - Free Wordpress Themes.